Pelatihan Kejuruan untuk Penyandang Cacat

0
17

Pemerintah pusat India telah meluncurkan berbagai inisiatif untuk menanamkan keterampilan kewirausahaan pada orang-orang yang memiliki latar belakang berbeda. Skema publik ini termasuk Skema Rehabilitasi Cacat Deendayal, pelatihan keterampilan di lembaga-lembaga nasional, Skema Implementasi Penyandang Cacat dan Pusat Rehabilitasi Kejuruan untuk Cacat. Dalam hal ini, rencana aksi nasional telah diluncurkan untuk memastikan implementasi yang tepat dari inisiatif yang disebutkan di atas.

Mengembangkan Keterampilan yang Dapat Dipekerjakan dalam Populasi

Dewasa ini, pemerintah menghadapi tantangan utama dalam mengembangkan ketrampilan yang dapat dipekerjakan pada orang-orang dengan keterbatasan fisik dan mental dan untuk memastikan pekerjaan yang menguntungkan bagi mereka. Menurut sensus 2011, ada sekitar 2,68 Crore yang berbeda-beda di India yang persyaratan pekerjaannya tidak dipenuhi. Salah satu alasan utamanya adalah bahwa 68 persen penduduk India mendiami daerah pedesaan sementara kondisi mereka diperparah oleh pertimbangan kemiskinan dan layanan kesehatan yang tidak dapat diakses.

Menghubungkan Mereka ke Pasar dan Keterampilan

Jumlah penyandang cacat yang tinggal di daerah-daerah ini, benar-benar terputus dari pasar dan keterampilan. Sebuah jaring pengaman keuangan dipastikan bagi mereka melalui pelatihan sukarela bagi penyandang cacat dan menawarkan mereka alasan untuk bersukacita atas kemandirian ekonomi mereka. Kesempatan kerja yang lebih baik dapat dipikirkan melalui pelatihan sukarela untuk memastikan kualitas hidup bagi orang-orang yang memiliki latar belakang berbeda. Ini juga membawa keuntungan fundamental bagi ekonomi dalam konteks yang lebih luas.

Bekerja di Tempat Kesenjangan Besar

Sekarang, muncul pertanyaan tentang tempat di mana kesenjangan besar terletak. Ada kebutuhan untuk meningkatkan infrastruktur pelatihan keterampilan untuk menjembatani kesenjangan antara permintaan dan penawaran. Sebagian besar pelatihan juga tidak memiliki kualitas yang mengarah pada kemampuan kerja yang kurang. Ada kebutuhan besar yang dirasakan terhadap sektor swasta untuk meningkatkan keterlibatannya dalam pelatihan sukarela bagi para penyandang cacat. Sering kali, telah dirasakan bahwa pelatihan keterampilan yang disampaikan oleh berbagai kementerian berbeda tumpang tindih atau terfragmentasi.

Memastikan Pelatihan Kejuruan Berkualitas

Oleh karena itu, hanya pelatihan pelatihan berkualitas yang dapat mengarah pada kelayakan kerja yang tinggi sembari mengadopsi kurikulum dan metodologi pelatihan yang homogen. Selain itu, ada kebutuhan untuk memiliki teknologi terbaru dalam pembuatan konten serta pelatihan dan pemantauannya. Yang juga diperlukan adalah sinergi yang berkembang antara LSM dan sektor swasta untuk berpartisipasi bersama dalam pengembangan keterampilan dan proses penempatan orang-orang dengan kemampuan yang berbeda.

Memecahkan Masalah Besar

Penggunaan dana CSR yang ditargetkan dan optimal dapat menyelesaikan banyak masalah. Pemegang kunci seperti pemerintah negara bagian, perusahaan sektor publik, LSM, sektor swasta dan semua departemen pemerintah pusat mungkin sangat membantu dalam upaya tersebut. Ini karena fakta yang diketahui bahwa hanya upaya kolektif yang dapat membantu kita memenangkan situasi yang ada.